Kena Disentri

December 10, 2011


Baru-baru ini, sekitar empat hari yang lalu perut saya mules-mules. Kemudian sesekali ingin buang air besar. Dan dapat diduga, ternyata saya diare😀 Pada awalnya saya biasa aja. Ah paling cuma sekedar masuk angin saja. Karena biasanya kalau masuk angin, setelah buang air sekali biasanya terus sembuh. Ternyata saya berak tiga kali dalam satu hari dan itu mencret semua. Ada yang tidak beres ni saya pikir.

Hari kedua, perut mulai terasa kadang-kadang mules kadang-kadang enggak. Badan terasa sedikit demam. Telapak tangan, telapak kaki, serta muka mulai menghangat. Waduh…ndak beres ni kayaknya. Tapi sekali lagi, saya masih menganggap enteng masalah ini. Akhirnya saya beli obat anti masuk angin, kemudian saya minum. Seharian badan lesu, mau ngapa-ngapain males. Isinya cuma tidur. Seharian keringat dingin keluar terus. Sore hari, bangun ternyata sudah sehat. Wow! I’m fit now. Case closed!:mrgreen:

Nah, ini juragan, mulai pas hari ketiga. Pagi-pagi, perut mulai mules-mules lagi. Telapak tangan, telapak kaki, serta muka mulai terasa panas. Ndak beres ni. Masak masuk angin berturut-turut. Terus prosesi mencret pun dimulai. Pertama kali keluar saya ngrasa biasa aja. Berak berair. Kemudian selang satu jam, mencret lagi. Baru keluar kamar mandi mencret lagi. Saya belum berpikir kalau ini disentri. Paling-paling cuma diare biasa. Kemudian saya minum obat anti diare. Efeknya sih ada, tetapi cuma sebentar. Mencret tak kunjung berhenti. Volume mencret tidak banyak, tetapi karena sering, jadi cukup mengganggu. Dalam satu hari saja bisa sampai 10 kali keluar-masuk kamar mandi.

Banyak dari tetangga, orang tua, pacar yang memberi masukan obat yang mujarab buat menghentikan kasus diare saya. Akhirnya saya pilih salah satu dari itu. Kemudian, malam hari saya langsung minum dua tablet sekaligus, sesuai petunjuk yang ada di kemasan. Malam itu lumayan bisa tidur nyenyak. Walaupun tengah malam masih terpaksa kebangun hanya untuk menunaikan hasrat ingin ke kamar mandi:mrgreen:

Pagi harinya, saya niatkan untuk pergi ke puskesmas. Rumah saya tidak begitu jauh dari puskesmas. Pada hari sebelumnya, secara tak sengaja ada beberapa “ampas” yang menempel dalam celana dalam saya. Saya amati, kok tidak seperti bentuk kotoran. Mencret yang keluar berlendir seperti ingus dan tidak berbau. Terus saya coba komunikasikan dengan ibu. Dan menurut beliau, mungkin itu disentri. Wew.. Langsung deh, buka internet. Cari-cari info tentang disentri. Dan ternyata, secara garis besar, disentri disebabkan oleh kuman yang menyerang di usus besar. Tanda-tanda yang disebutkan di internet sama seperti apa yang saya rasakan, terutama bentuk berak yang berlendir. Di internet disebutkan, salah satu tanda-tanda desentri adalah berak yang disertai lendir atau darah. Untung saya tidak sampai berak yang disertai darah.Selanjutnya browsing-browsing lagi, nemu beberapa artikel tentang pengobatan secara herbal juga. Tetapi saya tetap niatkan pertama pergi ke puskesmas supaya mendapatkan obat yang pas dan paten untuk penyakit ini.

Setelah dari puskesmas, saya diberi empat macam obat. Obatnya adalah antibiotik (Cotrimoxazole 480 mg), oralit, dan dua jenis obat lagi yang tidak ada namanya. Oralit diminum pasca berak, untuk mengganti cairan yang hilang. Yah semoga apa yang sedang saya alami dapat segera sembuh dan badan ini jadi fit seperti sedia kala.😀

Oiya, hasil browsing-browsing tadi, untuk beberapa resep herbal yang katanya dapat menyembuhkan diare antara lain:

  • Kunyit
  • Bawang putih
  • Buah rambutan
  • Daun jambu biji
  • Kulit buah rambutan
  • Singkong

semoga bisa menjadi penambah wawasan bagi kita semua.

6 Responses to “Kena Disentri”

  1. zakimath Says:

    Waduh, gawat om…
    Sekarang bagaimana keadaannya om Rudi?
    Semoga sudah sehat dan bisa beraktivitas kembali….

  2. captaint Says:

    om petarung vulgar sekali tulisannya… hahahah..
    semoga lekas sembuh om…

  3. hardi Says:

    sama,,, saya juga hari ini di kampus saya berak-berak… mencret lagi…

    mampir aja.

  4. reza ely Says:

    perud saya jg neg,anus pengene ngeluarin isi didalam.tp bukan ampas cuman cairan dan angin ..brot..broot..broot…krn saya g kuat ,eh mertua dan istri nyari’in jambu,gue makan enak,eh tetep aja gak mempan…panas badan mirip strika yg mau naek..q dipeluk2 istri,eh g tawnya ,titid gue bs bangun ..dsuruh hubungan..tau gak setelah hubungan badan jadi RUSAAK.hahaha


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: